Bekerja Keras Mencari Karunia Allah

Posted by "membaca Al Quran 3 komentar
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

 فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung"

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Teruntuk Saudaraku Agan Hendi dan kawan kawan yang membutuhkan ayat al quran sebagai penyemangat, khususnya yang berkaitan dengan bekerja dan atau pekerjaan Surah Al Jumu'ah ayat ke 10 menjadi pilihan utama bagi penulis berikut adalah sedikit uraian dari surah diatas :

(Apabila telah ditunaikan salat, maka bertebaranlah kalian di muka bumi) Dengan bersandar pada ayat sebelumnya (al jumu'ah ayat 9) yang mana dalam ayat tersebut kita diperintahkan untuk bersegera mininggalkan pekerjaan, Ayat diatas (al jumu'ah ayat 10) dimulai dengan perintah untuk bertebaran dimuka bumi (bekerja dan atau mencari penghidupan dan atau karunia) Perintah ini menunjukkan pengertian ibahah atau boleh (dan carilah) carilah rezeki (karunia Allah, dan ingatlah Allah) dengan ingatan (sebanyak-banyaknya supaya kalian beruntung) yakni memperoleh keberuntungan.

Ayat 9 - 11 diatas diturunkan Pada hari Jumat, Berkenaan dengan pada saat Nabi saw. berkhutbah tiba-tiba datanglah rombongan kafilah membawa barang-barang dagangan, lalu dipukullah genderang menyambut kedatangannya (sebagaimana kebiasaan para pedagang yang mungkin sampai saat ini masih juga terjadi didesa - desa dengan menggunakan speaker untuk memanggil warga kampung). Maka orang-orang pun berhamburan keluar dari mesjid untuk menemui rombongan itu, kecuali hanya dua belas orang saja yang masih tetap bersama Nabi SAW. lalu turunlah ayat ke 11. (tafsir jalalain)

Secara singkat Ayat diatas (yang admin maksud al jumu'ah 9 - 10) berisi tentang perintah untuk bersegera meninggalkan pekerjaan jika telah datang waktu shalat dan bersegeralah pula untuk memulai kerja apabila telah selesai mengerjakan shalat, hendaklah dipisahkan dan atau disendirikan / diseimbangkan antara urusan duniawi dengan urusan ukhrawi, agar supaya kita beruntung, dan bukan sebaliknya / mencampuradukkan antara urusan duniawi dengan urusan ukhrawi seperti dijelaskan dalam ayat ke 11, dimana didalam ayat itu disebutkan bahwa ketika Nabiyullah Muhammad SAW sedang berkhotbah, beberapa orang meninggalkan Beliau sendiri berkhotbah demi untuk perniagaan dan permainan, sesungguhnya Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezki.

Wallahu A'lam


Ayat selanjutnya yang dapat admin sarankan untuk dijadikan patokan kaitannya dengan Bekerja Keras / Giat Bekerja adalah Surah Alam Nasyrah / Al Insyirah , surah ini menjadi pilihan kedua bagi admin setelah surah Al Jumu'ah, karena memang urutan ayatnya demikian Al Jumu'ah lebih awal dari Al Insyirah (agar tartil) ^_^ he..he..

Berikut adalah sedikit uraian dari surah al insyirah :

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦) فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (٧) وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ

"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Maka apabila kamu telah selesai dari sesuatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap"

Krisis dan permasalahan multi dimensi dibeberapa tempat kerja yang berkepanjangan dan tak kunjung reda dikarenakan etos kerja masyarakat yang sebagian besar adalah Muslim belum mencerminkan etos kerja islami. Padahal sebenarnya islam sangatlah mengedepankan disiplin yang tinggi dan tidak mengharapkan upah terlebih dahulu / mengharapkan gaji yang tinggi dan berlebihan. kenapa....? bukankah usaha kita wajib untuk dihargai...?

Jika saja semua orang mau mengamalkan ayat tersebut diatas yang mana kita amat sangat dianjurkan untuk bersegera kepada melakukan urusan dan atau pekerjaan yang lain dengan sungguh - sungguh (kerja keras) maka Upah dan Atau Gaji itu akan datang dengan sendirinya. seberapapun giatnya kita bekerja seberapapun kerasnya dan seberapapun lamanya kita bekerja hal tersebut adalah sekedar usaha yang tentunya harus dilakukan dengan sungguh - sungguh.

Adalah bersyukur atas nikmat yang telah dikaruniakan Allah Subhanahu Wata'ala yang mustinya kita dahulukan, seberapapun pendapatan kita, seberapapun hasil yang kita dapatkan, maka hendaklah kita bersyukur dan hanya kepada-Nya kita berharap, karena dengan Bersyukur apapun dan seberapapun kecil besarnya pendapatan kita maka Insya Allah akan diberikan keberkahan (Cukup dan tidak kekurangan) dan yang perlu untuk diyaqini kemudian adalah bahwa Allah Subhanahu Wataa'ala akan menambahkan karunia-Nya kepada kita, sebaliknya jika kita kurang bersyukur dan atau mengingkari nikmatnya maka sesungguhnya Azab Nya sangat pedih. Sebagaimana dijelaskan dalam Firmannya :

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." Ibrahim : 7

Dewasa ini bisa dimaklumi jika kemudian banyak terjadi persengketaan , demo , kerusuhan , dan lain sebagainya , admin tidak membela baik yang bekerja (karyawan) maupun yang mempunyai perusahaan (bos , direktur) karena jika kemudian terjadi yang demikian hendaklah keduanya mencari jalan keluar yang baik. jika dirasa pendapatan / penghasilan dari karyawan tidak mencukupi maka sudah sepantasnyalah Sang Majikan pemilik perusahaan sadar diri, namun .... dibalik itu semua hendaknyalah para pekerja juga menyadari keadaan sang majikan apakah selama ini penghasilan yang dimiliki oleh perusahaan sanggup untuk menaikkan gaji seluruh karyawan atau justru masih belum menghasilkan apa - apa atau bahasa kerennya ROI (return on investmen (ora untung yo ora rugi / pak pok).

Teruntuk saudara Hendi Al fati, demikianlah sedikit uraian singkat ayat - ayat alquran yang mungkin dapat dijadikan patokan untuk giat bekerja , dan mohon maaf teruntuk aGan Hendi alfati saya rasa dari kedua ayat tersebut sudah bisa dipilih ^_^ jika kesemuanya dibahas akan terlalu panjang ^_^

Maaf lagi ada masukan dan atau ceramah sedikit diatas barangkali nantinya terjadi seperti yang lain, ada mogok kerja dan atau demo kerja tolong dipertimbangkan lagi, dan alangkah baiknya juga jika sodara mau menjelaskan sedikit atau banyak kepada yang lain dan juga kepada pemilik / pimpinan perusahaan (kalo mau sih ^_^) dengan menambah dan atau mengurangi isi tulisan ala kadarnya diatas khususnya Surah Alam Nasyrah / Al Insyirah sampai Akhir.

Akhir kata Wabillahi Taufiq Wal Hidayah Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh 

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. Al ´Ashr : 2 - 3

Wallahu A'lam

3 komentar:

ekonsul berkah said...

alhamdulillah,,,
terimakasih atas share ilmunya, semoga berkah. saya ada tulisan kecil mengenai asbabunnuzul qs al jumu'ah ayat 12. mari berkunjung di http://asbabunnuzulquran.blogspot.com/2014/06/asbabunnuzul-qs-al-jumuah6212-versi-ii.html

Kang Ruswan said...

Terimakasih sob ilmunya.. :)

http://www.inisukabumi.com/2014/03/curug-cikaso-curug-luhur-sukabumi.html

kumala sari said...

terimakasih ilmunya :)

Post a Comment

Blogger news

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

About