Showing posts with label Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts

Meraih Kemenangan Setiap Hari

Posted by "membaca Al Quran 0 komentar
“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika hanya kepada-Nya kamu menyembah” (QS. An Nahl: 114).

Bila meraih suatu kemenangan, manusia akan merasakan suatu kepuasan dan kesenangan yang sulit terukur. Dan kemenangan itu sebenarnya bukan hal yang jarang, karena setiap hari kita bisa meraihnya, misalnya, melalui pintu rezeki. 

Mengapa layak disebut kemenangan ..?

Pasalnya, setiap hari banyak manusia harus bertarung untuk memilih antara rezeki yang halal dan yang haram. Tidak jarang, tawaran yang haram lebih banyak jumlahnya dan menarik sehingga banyak juga peminatnya, sehingga menggiurkan atau menggoda banyak orang untuk segera memilihnya. Dan, bertarung melawan godaan tersebut terbukti tidaklah merupakah hal yang mudah bagi manusia. Makanya tidak sedikit orang, terlepas statusnya dari status terdidik atau tidak yang bertekuk lutut pada harta , banyak yang haram statusnya.

Meskipun kebanyakan mengetahui hukumnya, baik dari cendikiawan maupun kalangan umum masih banyak yang berbuat demikian, merasa dirinya menang serta menyepelekan dosa kecil menurut kebanyakan mereka.  Padahal sesungguhnya, Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam telah mengingatkan, “Tiada mendatangkan faedah bagi daging yang tumbuh dari sumber yang haram, melainkan nerakalah tempat yang sewajarnya bagi daging itu” (HR. Imam Turmudzi).

Dengan demikian, siapapun patut untuk terus berjuang menjauhi segala yang diharamkan oleh Allah subhanahu Wata'ala dan bagi mereka yang telah berhasil dan mampu bertahan hendaknyalah merayakan kemenangan pertarungannya setiap hari dalam meraih rezeki yang halal, dengan bersyukur kepada Allah, yang telah memberikan rezeki sekaligus melindungi dari yang haram, terlebih lagi dengan bersyukur dijanjikan kenikmatan yang bertambah-tambah. 

Wallahu A'lam

Bekerja Keras Mencari Karunia Allah

Posted by "membaca Al Quran 3 komentar
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

 فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung"

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Teruntuk Saudaraku Agan Hendi dan kawan kawan yang membutuhkan ayat al quran sebagai penyemangat, khususnya yang berkaitan dengan bekerja dan atau pekerjaan Surah Al Jumu'ah ayat ke 10 menjadi pilihan utama bagi penulis berikut adalah sedikit uraian dari surah diatas :

(Apabila telah ditunaikan salat, maka bertebaranlah kalian di muka bumi) Dengan bersandar pada ayat sebelumnya (al jumu'ah ayat 9) yang mana dalam ayat tersebut kita diperintahkan untuk bersegera mininggalkan pekerjaan, Ayat diatas (al jumu'ah ayat 10) dimulai dengan perintah untuk bertebaran dimuka bumi (bekerja dan atau mencari penghidupan dan atau karunia) Perintah ini menunjukkan pengertian ibahah atau boleh (dan carilah) carilah rezeki (karunia Allah, dan ingatlah Allah) dengan ingatan (sebanyak-banyaknya supaya kalian beruntung) yakni memperoleh keberuntungan.

Ayat 9 - 11 diatas diturunkan Pada hari Jumat, Berkenaan dengan pada saat Nabi saw. berkhutbah tiba-tiba datanglah rombongan kafilah membawa barang-barang dagangan, lalu dipukullah genderang menyambut kedatangannya (sebagaimana kebiasaan para pedagang yang mungkin sampai saat ini masih juga terjadi didesa - desa dengan menggunakan speaker untuk memanggil warga kampung). Maka orang-orang pun berhamburan keluar dari mesjid untuk menemui rombongan itu, kecuali hanya dua belas orang saja yang masih tetap bersama Nabi SAW. lalu turunlah ayat ke 11. (tafsir jalalain)

Secara singkat Ayat diatas (yang admin maksud al jumu'ah 9 - 10) berisi tentang perintah untuk bersegera meninggalkan pekerjaan jika telah datang waktu shalat dan bersegeralah pula untuk memulai kerja apabila telah selesai mengerjakan shalat, hendaklah dipisahkan dan atau disendirikan / diseimbangkan antara urusan duniawi dengan urusan ukhrawi, agar supaya kita beruntung, dan bukan sebaliknya / mencampuradukkan antara urusan duniawi dengan urusan ukhrawi seperti dijelaskan dalam ayat ke 11, dimana didalam ayat itu disebutkan bahwa ketika Nabiyullah Muhammad SAW sedang berkhotbah, beberapa orang meninggalkan Beliau sendiri berkhotbah demi untuk perniagaan dan permainan, sesungguhnya Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezki.

Wallahu A'lam


Ayat selanjutnya yang dapat admin sarankan untuk dijadikan patokan kaitannya dengan Bekerja Keras / Giat Bekerja adalah Surah Alam Nasyrah / Al Insyirah , surah ini menjadi pilihan kedua bagi admin setelah surah Al Jumu'ah, karena memang urutan ayatnya demikian Al Jumu'ah lebih awal dari Al Insyirah (agar tartil) ^_^ he..he..

Berikut adalah sedikit uraian dari surah al insyirah :

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦) فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (٧) وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ

"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Maka apabila kamu telah selesai dari sesuatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap"

Krisis dan permasalahan multi dimensi dibeberapa tempat kerja yang berkepanjangan dan tak kunjung reda dikarenakan etos kerja masyarakat yang sebagian besar adalah Muslim belum mencerminkan etos kerja islami. Padahal sebenarnya islam sangatlah mengedepankan disiplin yang tinggi dan tidak mengharapkan upah terlebih dahulu / mengharapkan gaji yang tinggi dan berlebihan. kenapa....? bukankah usaha kita wajib untuk dihargai...?

Jika saja semua orang mau mengamalkan ayat tersebut diatas yang mana kita amat sangat dianjurkan untuk bersegera kepada melakukan urusan dan atau pekerjaan yang lain dengan sungguh - sungguh (kerja keras) maka Upah dan Atau Gaji itu akan datang dengan sendirinya. seberapapun giatnya kita bekerja seberapapun kerasnya dan seberapapun lamanya kita bekerja hal tersebut adalah sekedar usaha yang tentunya harus dilakukan dengan sungguh - sungguh.

Adalah bersyukur atas nikmat yang telah dikaruniakan Allah Subhanahu Wata'ala yang mustinya kita dahulukan, seberapapun pendapatan kita, seberapapun hasil yang kita dapatkan, maka hendaklah kita bersyukur dan hanya kepada-Nya kita berharap, karena dengan Bersyukur apapun dan seberapapun kecil besarnya pendapatan kita maka Insya Allah akan diberikan keberkahan (Cukup dan tidak kekurangan) dan yang perlu untuk diyaqini kemudian adalah bahwa Allah Subhanahu Wataa'ala akan menambahkan karunia-Nya kepada kita, sebaliknya jika kita kurang bersyukur dan atau mengingkari nikmatnya maka sesungguhnya Azab Nya sangat pedih. Sebagaimana dijelaskan dalam Firmannya :

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." Ibrahim : 7

Dewasa ini bisa dimaklumi jika kemudian banyak terjadi persengketaan , demo , kerusuhan , dan lain sebagainya , admin tidak membela baik yang bekerja (karyawan) maupun yang mempunyai perusahaan (bos , direktur) karena jika kemudian terjadi yang demikian hendaklah keduanya mencari jalan keluar yang baik. jika dirasa pendapatan / penghasilan dari karyawan tidak mencukupi maka sudah sepantasnyalah Sang Majikan pemilik perusahaan sadar diri, namun .... dibalik itu semua hendaknyalah para pekerja juga menyadari keadaan sang majikan apakah selama ini penghasilan yang dimiliki oleh perusahaan sanggup untuk menaikkan gaji seluruh karyawan atau justru masih belum menghasilkan apa - apa atau bahasa kerennya ROI (return on investmen (ora untung yo ora rugi / pak pok).

Teruntuk saudara Hendi Al fati, demikianlah sedikit uraian singkat ayat - ayat alquran yang mungkin dapat dijadikan patokan untuk giat bekerja , dan mohon maaf teruntuk aGan Hendi alfati saya rasa dari kedua ayat tersebut sudah bisa dipilih ^_^ jika kesemuanya dibahas akan terlalu panjang ^_^

Maaf lagi ada masukan dan atau ceramah sedikit diatas barangkali nantinya terjadi seperti yang lain, ada mogok kerja dan atau demo kerja tolong dipertimbangkan lagi, dan alangkah baiknya juga jika sodara mau menjelaskan sedikit atau banyak kepada yang lain dan juga kepada pemilik / pimpinan perusahaan (kalo mau sih ^_^) dengan menambah dan atau mengurangi isi tulisan ala kadarnya diatas khususnya Surah Alam Nasyrah / Al Insyirah sampai Akhir.

Akhir kata Wabillahi Taufiq Wal Hidayah Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh 

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. Al ´Ashr : 2 - 3

Wallahu A'lam

Sejarah Penyebaran Islam Di Amerika

Posted by "membaca Al Quran 0 komentar
Komunitas Muslim pertama berada di Midwest. Di Dakota Utara, kaum Muslim berkumpul untuk salat berjamaah di tahun-tahun pertama era 1900-an; di Indiana, sebuah pusat kegiatan Islam dimulai sejak 1914; dan Cedar Rapids, Iowa, adalah rumah bagi Masjid tertua yang masih digunakan hingga sekarang. Daerborn, Michigan, dipinggiran Detroit, adalah tempat Muslim Sunni dan Syiah dari banyak negara Timur Tengah. Bersama umat Kristen dari Timur Tengah, kaum Muslim Michigan membentuk komunitas Arab-Amerika terbesar di negara ini. Galangan kapal di Quincy, Massachusetts, diluar Boston, menyediakan lapangan kerja bagi imigran Muslim sejak tahun 1800-an. Di New England juga telah dibuat sebuah Islamic Center, yang kini menjadi kompleks Masjid besar untuk beribadah bagi para pelaku bisnis, guru, profesional, serta pedagang dan buruh. Di New York, Islam telah hadir dan muncul selama lebih dari satu abad.

Rumah pertama yang lain bagi imigran Muslim adalah Chicago, Illinois, dimana beberapa orang menyatakan jumlah Muslim yang tinggal disini pada awal 1900-an adalah yang terbanyak di antara kota-kota lain di AS. Lebih dari 40 kelompok Muslim telah berdiri di kawasan Chicago. Di Los Angeles dan San Fransisco, California, juga telah menjadi pusat komunitas Muslim yang besar di AS. Islamic Center di California Selatan adalah salah satu entitas Muslim terbesar di AS. Jumlah Masjid di California juga adalah yang terbanyak di AS, yakni sekitar 227 Masjid di tahun 2001

Di penjara

Penjara bisa jadi adalah penyokong terhadap pertumbuhan Islam di AS. Perkiraan resmi menyatakan bahwa persentase dari narapidana Muslim adalah sekitar 15-29% dapi populasi penjara. Diperkirakan, sekitar 80% dari narapidana berpindah agama ke Islam. Populasi narapidana Muslim telah mencapai 350 ribu jiwa (pada 2003) dengan pertambahan sekitar 30 ribu hingga 40 ribu setiap tahunnya. Kebanyakan narapidana yang berpindah ke Islam adalah keturunan Afrika.

Menurut Dr. Mikhail Waller, golongan Islamis radikal, yang dicurigai oleh pemerintah AS, menjadi perekrut di dalam penjara untuk menjadikan pengikutnya sebagai kader demi mendukung mereka dalam usaha-usaha anti Amerika.

Perekonomian

Pada awalnya, imigran Muslim yang datang ke AS bekerja sebagai budak, tapi kini tidak sedikit yang bekerja sebagai seorang profesional. Pekerjaan lain yang dilakoni oleh Muslim di AS adalah guru, tentara, penjaga toko, sopir taksi, dokter, wiraswasta, buruh, dan pekerjaan lainnya.

Karena dalam Islam perbuatan riba diharamkan oleh agama, sebagian Muslim merasa kesulitan ketika harus mendanai dan mengembangkan usahanya. Sebagian besar lembaga keuangan dan perbankan di AS masih bersifat konvensional, dimana mereka menerapkan sistem berbunga. Namun sejak beberapa tahun lalu, sebagian lembaga keuangan dan korporasi mulai mencari cara untuk membantu Muslim AS. Beberapa program pendanaan lokal ala Islam baru-baru ini telah dimulai atau sedang dalam tahap perencanaan :

Korporasi Pengembangan Komunitas Phillips (Phillips Community Development Corp.) maupun Badan Pengembangan Komunitas Minneapolis (Minneapolis Community Development Corp.), masing-masing telah memberi dana bagi pemiliki usaha Islam dengan biaya administrasi sebagai pengganti bunga.

Konsorsium Minneapolis dari Para Pengembang Komunitas (Minneapolis Consortium of Community Developers) telah menyediakan dua pendanaan berdasarkan biaya untuk usaha-usaha Islami sebagai proses awal. Delsan Auto Dealer, tempat usaha mobil bekas miliki seorang Somalia, menyediakan pendanaan bebas bunga kepada pelanggannya. Kelompok Twin Cities sedang berupaya untuk membentuk perserikatan kredit secara Islam. Bank-bank seperti Wells Fargo & Co. dan University Bank tengah mencari jalan bagaimana mereka bisa membantu usaha Islam.

Organisasi

Ada banyak organisasi Islam di AS , Kelompok yang paling besar adalah American Society of Muslims (ASM atau Masyarakat Muslim Amerika), pengganti Nation of Islam, yang lebih dikenal sebagai Black Muslim. Kelompok ini dipimpin oleh Warith Deen Mohammed. Tidak begitu jelas berapa Muslim Amerika yang mengikuti kelompok ini. Kepercayaan kelompok ini juga berbeda dengan kepercayaan Islam pada umumnya, mereka tidak mengenali Muhammad adalah Rasul Allah yang terakhir.

Kelompok terbesar kedua adalah Islamic Society of North America (ISNA atau Masyarakat Islam Amerika Utara). ISNA adalah suatu asosiasi organisasi-organisasi Muslim dan perorangan untuk mempresentasikan Islam. Kelompok ini dibuat oleh imigran, beberapa etnis Kaukasia dan sekelompok kecil Afro Amerika yang masuk Islam. Jumlah anggotanya baru-baru ini mungkin telah melampaui ASM. Konvensi tahunan ISNA mungkin adalah pertemuan Muslim paling besar di AS. Organisasi ini telah dikritik karena menyebarkan ajaran Wahabi dan karena memiliki hubungan dengan terorisme.

Kelompok terbesar ketiga adalah Islamic Circle of North America (ICNA atau Lingkaran Islam Amerika Utara). ICNA adalah kelompok Islam yang tidak memandang kesukuan, terbuka bagi semua, dan mandiri. Kelompok ini dibentuk oleh imigran, Amerika kult putih, dan Afro Amerika yang masuk Islam. Kelompok ini sedang tumbuh, dan juga bisa lebih besar dari ASM disaat sekarang. Divisi mudanya adalah Young Muslims atau Muslim Muda.

Islamic Supreme Council of America (ISCA atau Dewan Tertinggi Muslim Amerika) mewakili banyak Muslim AS. Tujuannya adalah menyediakan solusi-solusi bagi Muslim Amerika, yang berlandaskan hukum Islam. ISCA bekerja keras untuk mengintegrasikan ajaran Islam dalam memecahkan isu-isu zaman demi memelihara keyakinan Islam di tengah masyarakat yang sekuler.

Islamic Assembly of North America (IANA Himpunan Islam Amerika Utara), adalah suatu organisasi Muslim terkemuka di AS. Menurut situs mereka, di antara sasaran IANA adalah "mengkoordinir dan mempersatukan usaha-usaha dari dakwah yang berbeda, mengorientasikan organisasi (Islam) di Amerika Utara atau mengarahkan umat Muslim untuk bertahan pada metodologi Islam". Untuk mencapai sasarannya, IANA menggunakan sejumlah alat, metode, konvensi, rapat anggota, lembaga, institusi, akademi berorientasi dakwah, dan lain-lain.

Muslim Students' Association (MSA atau Asosiasi Pelajar-pelajar Muslim), adalah suatu kelompok yang diperuntukkan bagi pelajar Islam di perguruan tinggi Kanada dan Amerika Serikat. MSA juga sering dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, seperti pengumpulan dana untuk tunawisma selama Ramadhan.

Islamic Information Center (IIC atau Pusat Informasi Islam) adalah organisasi yang dibentuk untuk memberi informasi kepada publik, sebagian besar melalui media, seputar Islam dan umat Muslim.

Politik

Organisasi politik Islam di AS berkepentingan untuk mengakomodasi kepentingan Muslim disana. Organisasi seperti American Muslim Council aktif terlibat menegakkan hak asasi dan hak warga negara bagi setiap orang Amerika.

Council on American-Islamic Relations (CAIR atau Dewan Hubungan Islam-Amerika), adalah organisasi Islam paling besar yang mengakomodasi kepentingan Muslim di AS. CAIR menggambarkan organisasinya sebagai organisasi yang moderat di DPR Amerika dan arena politik Amerika. CAIR juga mengutuk semua aksi terorisme, dan sedang bekerjasama dengan Gedung Putih mengenai isu-isu keselamatan dan politik luar negeri. CAIR adalah lembaga pembela hak-hak warga Muslim AS yang paling besar dan mempunyai 35 kantor. Selain memiliki advokasi terhadap kaum Muslim juga meningkatkan pemahaman Islam, mendorong tanya jawab, melindungi kebebasan-kebebasan sipil, memberdayakan Islam di Amerika, dan membangun kesatuan dan mempromosikan keadilan dan saling pengertian.

Muslim Public Affair Council (MPAC atau Dewan Permasalahan Masyarakat Islam), adalah suatu jawatan pelayanan bagi masyarakat Muslim Amerika. Berpusat di Los Angeles, California dan memiliki cabang di Washington, DC. MPAC didirikan pada 1988. Tujuan orgaisasi ini adalah untuk memperkenalkan identitas Muslim Amerika, mengembangkan suatu organisasi yang aktif, dan juga pelatihan bagi generasi masa depan baik pria dan wanita untuk berbagai visi. MPAC juga bekerja untuk memperkenalkan Islam dan Muslim secara akurat melalui media massa, mendidik masyarakat Amerika mengenai Islam, persahabatan dengan masyarakat yang berbeda dan menjalin hubungan dengan para pembuat dan pengambil keputusan (pemerintah).

American Islamic Congress, adalah organisasi kecil dan moderat yang memperkenalkan pluralisme. Free Muslims Coalition, dibentuk untuk menghapus dukungan terhadap Islam radikal dan terorisme serta memperkuat institusi yang demokratis di Timur Tengah dan Dunia Islam dengan mendukung usaha reformasi Islam.


Blogger news

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

About